Catatanku

Dengan nama Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Catatan ini adalah dari "Ingin masuk surga sekeluarga", merupakan judul buku dari Ust. Bachtiar Natsir. Berawal dari membaca buku yang diletakkan oleh ayahnya di lemari tentang Bab ilmu (Ihya ulumuddin oleh Iman Ghazali) merubah pandangannya untuk akhirnya mendalami agama dan memutuskan untuk belajar di pesantren. Dasar ilmu dan konsep = membangun keluarga qur’ani, berawal dari punya buku panduan, kemudian merencanakan, menjalankan dan mengevaluasi. Contoh: Mau punya anak yang hafidz qur’an = komitmen sediakan waktu 1 jam untuk bermuroja'ah Harus ada kesempatan, kemudian di nikmati maknanya Visi hidup berislam sampai mati= wala tamuutuna illa waantum muslimun..sehingga..jangan beri yang sisa untuk islam. Assabil tidak sama dengan assirot.. Ini pilihan dan harus berjalan, ihdinasshirotol mustaqim.. “Ketahuilah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’du : 28). “Aku selalu mengikuti sangkaan hamba-Ku, dan Aku selalu menyertainya jika ia berdzikir kepada-Ku. Jika ia berdzikir kepada-Ku dalam hatinya, Aku ingat kepadanya dalam diri-Ku. Dan jika ia berdzikir kepada-Ku dalam majlis orang banyak, niscaya Aku ingat dia dalam kumpulan yang lebih banyak dari kumpulannya. Jika ia mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal, maka Aku mendekat padanya satu hasta … Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil”. (Hadits Qudsi, HR. Bukhari dan Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memberi nama yang baik